Nalurimedia.id, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda didorong untuk mempercepat pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis energi dengan memanfaatkan dukungan yang telah disiapkan pemerintah pusat. Upaya tersebut dinilai mampu menjadi solusi berkelanjutan dalam mengurangi timbunan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi daerah.
Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin, mengatakan pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup menjadikan pengelolaan sampah menjadi energi sebagai salah satu program prioritas nasional. Untuk mendukung pelaksanaannya, pemerintah pusat telah menyiapkan berbagai instrumen, mulai dari regulasi, pendanaan hingga peluang investasi bagi pemerintah daerah.
Menurutnya, paradigma pengelolaan sampah kini harus berubah. Sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, tetapi sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi energi dan mendorong lahirnya sektor industri baru.
“Pemerintah pusat telah menyiapkan ruang, termasuk membuka peluang bagi investor untuk ikut membangun pengelolaan sampah menjadi energi. Tinggal bagaimana pemerintah daerah mempercepat eksekusinya,” kata Syafruddin, Sabtu (1/8/2026).
Ia menilai Kota Samarinda memiliki potensi besar untuk mengembangkan program tersebut karena volume sampah harian yang terus meningkat. Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlu diperkuat agar seluruh aspek, mulai dari administrasi, regulasi hingga skema pembiayaan, dapat segera diselesaikan.
Sebagai wakil Kalimantan Timur di DPR RI, Syafruddin menegaskan komitmennya untuk terus menjembatani komunikasi antara Pemerintah Kota Samarinda dan Kementerian Lingkungan Hidup agar program pengelolaan sampah menjadi energi dapat segera direalisasikan.
“Potensinya sangat besar. Jika dikelola dengan baik, sampah tidak lagi menjadi beban lingkungan, tetapi berubah menjadi sumber energi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi daerah,” tutup Syafruddin.






