Nalurimedia.id, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan infrastruktur jalan menuju kawasan tersebut masih membutuhkan peningkatan. Meski sejumlah ruas telah dicor, masih terdapat bagian jalan yang belum memadai untuk menunjang aktivitas masyarakat.
Menurut Puji, kondisi geografis menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan akses menuju Loa Kumbar. Sejumlah titik masih berupa jalan tanah dengan medan menanjak dan berada di dekat jurang, sehingga aspek keselamatan perlu menjadi perhatian dalam perencanaan perbaikan.
“Pembangunan akses jalan dari Loa Buah menuju Loa Kumbar menjadi salah satu aspirasi utama masyarakat,” kata Puji, Selasa (20/10/2026).
Ia menjelaskan, akses jalan yang layak berperan penting dalam menunjang mobilitas warga sekaligus memudahkan mereka menjangkau fasilitas pendidikan dan pelayanan publik lainnya.
Kondisi jalan yang belum memadai juga berpotensi menyulitkan perjalanan siswa dan tenaga pendidik. Karena itu, perbaikan infrastruktur dinilai perlu dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan akses terbatas.
Puji menegaskan, pemerataan pembangunan harus menjangkau seluruh wilayah, termasuk kawasan yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur. Menurutnya, pembangunan jalan perlu mempertimbangkan kelancaran mobilitas sekaligus keselamatan pengguna.
“Jalan yang memadai sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat. Apalagi, akses tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan anak-anak untuk mendapatkan pendidikan,” ujarnya.
Selain mendukung kegiatan pendidikan, peningkatan akses jalan diharapkan memudahkan warga menjalankan aktivitas sehari-hari dan menjangkau berbagai layanan dasar.
Puji berharap pemerintah dan perangkat daerah terkait memberi perhatian terhadap kondisi jalan menuju Loa Kumbar. Penanganan infrastruktur tersebut perlu direncanakan berdasarkan kondisi lapangan dan kewenangan masing-masing instansi.
“Harapannya, akses jalan menuju Loa Kumbar bisa mendapat perhatian sehingga masyarakat lebih mudah menjangkau fasilitas pendidikan maupun pelayanan lainnya,” pungkasnya.






