Duet Isran Noor dan Hadi Mulyadi optimistis akan kembali memimpin Kalimantan Timur (Kaltim). Bakal Calon Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, mengungkapkan bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah memberikan sinyal dukungan kepada pasangan tersebut.
“Ada sinyal (dukungan PDI-P),” kata Hadi, Kamis (11/07/2024).
“Kami siap 100 persen (maju di Pilgub Kaltim),” tambahnya.
Sebelumnya, Isran Noor dan Hadi Mulyadi telah mengumumkan niat mereka untuk maju melalui jalur perseorangan atau independen. Namun, opsi untuk maju melalui jalur partai politik (Parpol) tetap terbuka lebar.
Politisi Partai Gelora Kaltim tersebut juga menyatakan bahwa beberapa parpol telah melakukan pendekatan dengan dirinya dan Isran Noor.
“Ada 3 sampai 5 pihak yang akan mendukung,” sebut Hadi.
Hadi juga menuturkan bahwa identitas partai-partai yang akan mendukungnya bersama Isran Noor akan diungkapkan saat deklarasi resmi. Hadi turut menanggapi pertanyaan terkait banyaknya partai yang mendukung bakal pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji.
Untuk diketahui, Rudy Mas’ud dan Seno Aji telah mengantongi dukungan dari PAN, PKB, dan PKS. Koalisi besar dengan lebih dari 50 persen kursi di DPRD Kaltim digadang-gadang akan mendukung pasangan Rudy-Seno yang mengusung jargon Kaltim Emas.
Koalisi ini terdiri dari 14 kursi (PKB 6 kursi, PAN dan PKS masing-masing 4 kursi), ditambah 15 kursi dari Golkar dan 10 kursi dari Gerindra, sehingga total 39 dari 55 kursi sudah dikantongi.
Dengan masih tersisa dukungan potensial dari PDIP (9 kursi), Nasdem (3 kursi), serta Demokrat dan PPP masing-masing dua kursi, peta politik Pilgub Kaltim semakin dinamis dan penuh persaingan.
“Santai saja. Kan baru 4 dari 9 partai. Masih ada 5,” kata Hadi.






