Nalurimedia.id, Balikpapan – Upaya menjaga kelancaran proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 terus dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan. Salah satunya dengan membatasi jumlah pengambilan nomor antrean verifikasi dan validasi (verval) sebanyak 500 orang setiap hari.
Kebijakan tersebut diterapkan guna mengatur arus pelayanan sekaligus mencegah terjadinya penumpukan calon peserta didik yang datang ke kantor Disdikbud selama tahapan verval berlangsung.
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, menjelaskan bahwa proses verifikasi dan validasi dijadwalkan berlangsung mulai 15 hingga 23 Juni 2026. Selama periode tersebut, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan pemesanan antrean secara daring sebelum datang ke lokasi.
“Kuota antrean yang kami siapkan sebanyak 500 orang setiap hari. Untuk memudahkan proses pengambilan nomor, calon peserta didik bisa melakukan booking antrean terlebih dahulu secara online melalui tautan yang tersedia di Instagram Disdikbud Balikpapan,” kata Irfan, Kamis (18/6/2026).
Ia menegaskan, peserta yang telah melakukan pemesanan antrean diminta hadir sesuai waktu yang telah dipilih saat melakukan pendaftaran. Setelah tiba di lokasi, peserta dapat melakukan check-in untuk memperoleh nomor antrean pelayanan.
“Ketika sudah ikut booking antrean verval silakan hadir sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” ujarnya.
Menurut Irfan, setiap akun atau calon murid hanya diperkenankan mengambil maksimal dua nomor antrean. Karena itu, masyarakat diminta teliti saat memilih tanggal serta kategori layanan yang dibutuhkan.
“Hal yang terpenting, proses verval hanya diikuti untuk beberapa jalur tertentu,” tutur Irfan.
Ia menjelaskan bahwa layanan verifikasi dan validasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur prestasi dan jalur mutasi. Selain itu, proses ini juga berlaku bagi lulusan sekolah di Balikpapan yang belum memiliki data kependudukan Kota Balikpapan.
Kategori lainnya mencakup lulusan dari luar daerah yang kembali mengikuti orang tua dan belum tercatat dalam data kependudukan Balikpapan. Verval juga diperuntukkan bagi warga ber-KTP Balikpapan yang merupakan lulusan tahun 2023, 2024, dan 2025.
Disdikbud Balikpapan mengimbau masyarakat untuk tidak datang tanpa jadwal antrean yang telah ditentukan agar pelayanan dapat berjalan tertib dan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama.
Tahapan verifikasi dan validasi menjadi salah satu proses penting dalam pelaksanaan SPMB 2026 sebelum peserta memasuki tahap pendaftaran sesuai jalur yang dipilih.
Pemerintah Kota Balikpapan juga terus melakukan sosialisasi mengenai mekanisme SPMB melalui media sosial resmi Disdikbud dan berbagai kanal informasi lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh calon peserta didik memperoleh informasi yang benar serta tidak mengalami kendala selama proses penerimaan murid baru berlangsung. Pungkasnya (*)






