Nalurimedia.id – Hari jadi Kota Samarinda yang ke-357 dan HUT ke-65 Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menjadi momen berharga untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus merancang visi ke depan.
Perayaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga ajang untuk menegaskan komitmen dalam mewujudkan Samarinda sebagai kota yang maju dan berdaya saing.
Dengan tema “Samarinda Maju untuk Kota Peradaban,” peringatan tahun ini menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai pencapaian serta tantangan yang masih dihadapi.
Dalam suasana penuh semangat di Lapangan GOR Segiri, berbagai pihak turut memberikan pandangannya, termasuk Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, yang menyoroti pentingnya kesinambungan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kita patut bangga dengan pencapaian yang telah diraih, namun kita juga harus terus berupaya untuk mencapai yang lebih baik,” kata Novan.
Novan juga menekankan pentingnya melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan dan fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam mengurangi angka kemiskinan dan memperbaiki infrastruktur kota.
“Target kita ke depan adalah menurunkan angka kemiskinan dan memastikan pembangunan infrastruktur terus berjalan secara berkesinambungan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Novan menyebutkan bahwa Samarinda harus terus berupaya mewujudkan visinya sebagai kota peradaban yang mencerminkan keragaman Indonesia, terutama dengan posisi strategisnya sebagai bagian dari ibu kota negara baru (IKN Nusantara).
Politikus Partai Golkar ini juga menyoroti peran Komisi IV DPRD Samarinda dalam mendukung berbagai sektor pembangunan, salah satunya di bidang pendidikan.
Meskipun beberapa kemajuan telah tercatat, seperti hadirnya sekolah terpadu di Kecamatan Sungai Kunjang, Novan menyatakan bahwa masih banyak sekolah yang membutuhkan perhatian lebih, terutama dalam hal infrastruktur.
“Oleh karena itu, kami berharap Pemkot Samarinda dapat memberikan perhatian lebih pada fasilitas pendidikan, menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi siswa dan tenaga pengajar,” ujar Novan.
Terakhir, dirinya menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi para guru.
“Bukan hanya kualitas siswa yang perlu ditingkatkan, tetapi juga kompetensi para guru. Kami berharap Pemkot Samarinda dapat memberikan pelatihan tambahan untuk meningkatkan kemampuan para guru,” pungkas Novan.






