DPRD Samarinda Minta Pemkot Percepat Operasional Terowongan Penghubung Otto Iskandar Dinata

Anggota DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mendorong percepatan penyelesaian administrasi dan uji kelayakan Terowongan Samarinda agar segera difungsikan untuk mengurai kemacetan.

Nalurimedia.id, Samarinda – Upaya percepatan operasional Terowongan Samarinda kembali menjadi sorotan DPRD Kota Samarinda. Anggota DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, meminta Pemerintah Kota Samarinda segera menuntaskan proses administrasi maupun teknis agar terowongan penghubung Jalan Otto Iskandar Dinata dapat segera digunakan masyarakat. Hingga kini, DPRD masih menunggu kepastian terkait hasil uji kelayakan dan penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Deni mengungkapkan, DPRD terakhir menerima informasi pada Februari lalu mengenai rencana sidang lanjutan untuk membahas uji kelayakan terowongan. Namun sampai sekarang, belum ada perkembangan terbaru yang disampaikan secara resmi kepada pihak legislatif.

“Kita ingin memastikan lagi kepada pemerintah kota sejauh mana progresnya. Sampai hari ini kami belum menerima update terbaru. Padahal waktu itu disampaikan akan ada sidang lanjutan terkait uji kelayakan teknis,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, keberadaan SLF merupakan syarat utama sebelum terowongan bisa dioperasikan. Karena itu, DPRD berencana kembali memanggil pihak terkait melalui agenda inspeksi dan pendalaman pada bulan depan guna memastikan perkembangan proyek tersebut.

Ia juga menyinggung adanya tambahan anggaran yang sempat muncul dalam pembahasan sebelumnya. Namun, Deni menilai kondisi efisiensi anggaran saat ini membuat usulan tersebut belum bisa direalisasikan sehingga prioritas diarahkan pada penyelesaian fungsi dasar terowongan terlebih dahulu.

“Yang kita kejar sekarang adalah fungsionalnya dulu. Untuk pekerjaan lain seperti leveling dan regrading mungkin bisa disederhanakan sementara. Yang penting pengurusan administrasi dan SLF itu bisa selesai,” katanya.

Deni menilai percepatan pengoperasian terowongan sangat penting karena proyek tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Gunung Mangga, khususnya di ruas Jalan Otto Iskandar Dinata dan Jalan Iskandar Dinata yang kerap mengalami kemacetan pada jam sibuk.

“Kita berharap tahun 2026 terowongan ini sudah bisa fungsional. Awalnya kita berharap saat Lebaran sudah bisa diuji coba minimal satu bulan untuk melihat efektivitasnya dalam memecah kemacetan,” tuturnya.

Ia menambahkan, DPRD akan terus melakukan pengawasan terhadap progres pembangunan terowongan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Menurutnya, percepatan penyelesaian proyek tersebut menjadi kebutuhan penting bagi warga Samarinda yang setiap hari menghadapi kepadatan kendaraan di kawasan itu. Pungkasnya (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *