DISTRIBUSI PANGAN: KESEJAHTERAAN MASYARAKAT ATAU KETIMPANGAN MASYARAKAT

Fahrezy Mudya Anggoro Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Fisip Universitas Mulawarman.

Nalurimedia.id, Samarinda – Pangan adalah kebutuhan utama manusia untuk bertahan hidup,tetapi pangan juga menjadi fondasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Distribusi pangan merupakan sebuah upaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil ataupun di luaran terpencil.

Pemerintah kita sedang menggagas sebuah kebijakan ketahanan pangan nasional, dalam distribusi pangan, seharusnya program ini langkah awal untuk menjadikan kesejahteraan masyarakat. Tetapi dalam hal ini realita yang terjadi di lapangan masih menunjukan hal yang sebaliknya.

Dalam konteks kebijakan ketahanan pangan nasional, distribusi pangan memegang peranan penting untuk penghubung antara produksi dan konsumsi. Tetapi ada permasalahan output dalam distribusi pangan ini. Salah satu contohnya seperti yang kita tau penghambat dari persoalan ini yaitu akses jalan yang tidak memadai akibat kurangnya infrastruktur yang akan menyebabkan distribusi pangan tidak efektif dan efesien/ tidak terbagi secara merata bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan.

Kita melihat Kabupaten Mahulu menjadi contoh nyata bahwa distribusi pangan masih menjadi cermin ketimpangan yang belum terselesaikan, kabupaten mahulu adalah kabupaten termuda di Kalimantan Timur yang dimana berbatasan langsung dengan Malaysia. Dengan kondisi geografis yang sangat ekstrem dan akses transportasi yang terbatas menjadikan salah satu tantangan untuk distribusi pangan ke wilayah ini. Kabupaten Mahulu mengalami lonjakan naik nya harga beras yang sampai tembus hingga 1 juta rupiah, dalam hal ini lonjakan yang terjadi menjadikan permasalahan yang berdampak pada kehidupan masyarakat setempat . Maka dari itu distribusi pangan ini sangat penting untuk bisa tembus ke Kabupaten mahulu karna akses yang sulit dijangkau dan penting juga dalam hal ini untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat di Kabupaten Mahakam Ulu.

Oleh karena itu, Fahrezy menegaskan bahwa pemerintah harus bisa merancang program yang dapat di inisiasi untuk menyalurkan distribusi pangan didaerah yang sulit di jangkau. Tidak hanya merancang, tetapi juga menjalankan hingga program berhasil terlaksana. Agar masyarakat merasakan kesejahteraan bukan malah ketimpangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *