Program MBG Jadi Strategi Pemerintah Pastikan Ketahanan Gizi Nasional

Nalurimedia.id – BALIKPAPAN- Pemerintah bersama Komisi XII DPR RI menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ballroom Royal Suite Hotel, Balikpapan, Sabtu (1/11). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin, Analis Kebijakan Madya Sesdeputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN) Kolonel Cba Rustandi Wira Manggala, Wakil DPRD Provinsi Kalimantan Timur Yenni Eviliana, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Syafruddin menegaskan bahwa program MBG merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

“Program ini bukan sekadar bantuan konsumsi, tetapi strategi besar untuk memastikan ketahanan gizi nasional dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan program MBG sejalan dengan misi pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan serta mengurangi ketimpangan akses terhadap makanan bergizi di berbagai wilayah.

Sementara itu, Kolonel Cba Rustandi Wira Manggala menjelaskan bahwa implementasi program MBG akan dikoordinasikan langsung oleh Badan Ketahanan Gizi (BGN).

“Kami memastikan setiap proses distribusi, penyediaan, dan pengawasan gizi dilakukan dengan prinsip transparansi, efektivitas, dan berkelanjutan. Program ini bukan hanya soal makan gratis, tetapi juga tentang membangun sistem pangan nasional yang mandiri,” jelasnya.

Senada dengan itu, Yenni Eviliana menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan program tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa bahan pangan yang digunakan berasal dari wilayah sekitar agar roda ekonomi lokal juga bergerak. Dengan begitu, manfaat program ini terasa ganda: menyehatkan masyarakat dan menghidupkan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Sosialisasi ini menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran publik mengenai pentingnya gizi seimbang. Program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *