Tergenang Banjir dan Tanpa Musala, Kondisi SD di Samarinda Ilir Memprihatinkan

Nalurimedia.id – Pembangunan infrastruktur pendidikan yang memadai menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan berkualitas.

Namun, di beberapa wilayah, kondisi sekolah masih jauh dari kata ideal. Masalah seperti banjir yang kerap merendam bangunan sekolah, minimnya fasilitas ibadah, hingga proyek pembangunan yang terhenti menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Samarinda Ilir untuk penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2026, persoalan ini kembali mencuat dan mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar.

“Kemarin saya sudah bertemu Kepala Dinas Pendidikan Samarinda, Asli Nuryadin, untuk mengingatkan kembali persoalan ini,” ujar Deni.

Ia menambahkan bahwa pembangunan musala tersebut baru mencapai 40% dan memerlukan dukungan anggaran agar bisa diselesaikan. Selain itu, ia juga menyoroti permasalahan banjir di Kelurahan Sidodamai yang telah berlangsung lama.

“Sejak sebelum kantor Kelurahan Sidodamai dibangun, banjirnya sudah sepinggang,” katanya.

Ia berharap pembangunan tanggul di anak sungai sekitar Jalan Damai dapat dilanjutkan untuk menuntaskan masalah banjir di wilayah tersebut.

Deni menegaskan bahwa ia akan terus mendorong pemerintah daerah dan dinas terkait agar masalah ini segera mendapatkan solusi konkret.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *