Nalurimedia.id, Samarinda – Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin, bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah bagi masyarakat di Kota Samarinda, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendorong penerapan pengelolaan sampah yang lebih baik.
Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, peserta juga dikenalkan pada konsep pengelolaan sampah yang tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara tepat.
Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa pengelolaan sampah yang baik merupakan salah satu langkah strategis untuk mengurangi potensi banjir akibat tersumbatnya saluran drainase oleh tumpukan sampah.
Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin, menegaskan bahwa penanganan persoalan sampah membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, tidak hanya mengandalkan pemerintah. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Kami hadir tidak hanya untuk melakukan sosialisasi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami bahwa pengelolaan sampah dimulai dari kesadaran setiap individu. Sampah menjadi salah satu faktor penyebab bencana, baik banjir maupun persoalan lingkungan lainnya, sehingga harus dikelola dengan baik,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Sabtu (1/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Syafruddin yang akrab disapa Bang Udin juga menyerahkan bantuan satu unit kendaraan roda tiga kepada masyarakat. Bantuan itu diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pengangkutan dan pengelolaan sampah di lingkungan permukiman sehingga pelayanan kebersihan menjadi lebih optimal.
Melalui sinergi antara DPR RI, Kementerian Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan kesadaran dalam mengelola sampah terus meningkat. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, serta mengurangi risiko bencana yang dipicu oleh persoalan sampah. Pungkasnya (*)






