Syafruddin Tekankan Sinergi Pengembangan Gas Bumi untuk Ketahanan Energi Nasional

Anggota DPR RI Komisi XII Syafruddin saat menjadi pemateri dalam kegiatan diskusi pengembangan gas bumi untuk mendukung ketahanan energi nasional.
Anggota DPR RI Komisi XII Syafruddin saat menjadi pemateri dalam kegiatan diskusi pengembangan gas bumi untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Nalurimedia.id, Samarinda – Upaya memperluas pemanfaatan gas bumi dinilai membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar mampu mendukung ketahanan energi nasional. Selain memastikan ketersediaan pasokan, pengembangan sektor ini juga perlu ditopang infrastruktur yang memadai, kebijakan yang terarah, serta layanan energi yang dapat dijangkau masyarakat.

Hal tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam kegiatan bertema “Menuju Swasembada Energi: Sinergi DPR RI, PGN dan Masyarakat dalam Perluasan Gas Bumi”. Dalam forum tersebut, Anggota DPR RI Komisi XII dari daerah pemilihan Kalimantan Timur, Syafruddin, hadir sebagai pemateri untuk membahas peluang dan tantangan pengembangan gas bumi di Indonesia.

Diskusi tersebut menyoroti pentingnya optimalisasi pemanfaatan gas bumi untuk memenuhi kebutuhan energi, baik bagi rumah tangga maupun dunia usaha. Potensi sumber daya yang tersedia perlu diimbangi dengan pembangunan jaringan distribusi, jaminan pasokan, serta perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Syafruddin menyampaikan bahwa pengembangan energi tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan sumber daya. Diperlukan perencanaan yang terukur dan koordinasi antarpemangku kepentingan agar pemanfaatan gas bumi dapat memberikan manfaat secara optimal dan berkelanjutan.

“Pengembangan gas bumi perlu dilakukan secara terencana agar potensi sumber daya yang dimiliki Indonesia dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain memperhatikan ketersediaan pasokan, perluasan jaringan juga harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, keterjangkauan biaya, dan keberlanjutan layanan energi,” ujar Syafruddin.

Dalam konteks tersebut, DPR RI memiliki peran melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah di sektor energi. Sementara itu, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) berkontribusi dalam pengembangan infrastruktur dan penyediaan layanan gas bumi bagi pelanggan.

Penyelenggara kegiatan, Taufikuddin, menjelaskan bahwa forum tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi gas bumi sekaligus membuka ruang komunikasi antara pemerintah, legislatif, badan usaha, dan masyarakat.

“Menurut kami, swasembada energi tidak bisa diwujudkan hanya oleh pemerintah atau perusahaan energi. Diperlukan sinergi semua pihak, termasuk DPR RI, PGN, dan masyarakat, agar pengembangan gas bumi dapat berjalan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat nyata,” kata Taufikuddin.

Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong keberhasilan pengembangan sektor energi. Karena itu, informasi mengenai ketersediaan jaringan, biaya layanan, aspek keamanan penggunaan, hingga manfaat gas bumi perlu disampaikan secara terbuka agar masyarakat memahami peluang pemanfaatannya.

Di sisi lain, pembangunan jaringan distribusi gas bumi juga harus memperhatikan karakteristik geografis, potensi pelanggan, serta kelayakan infrastruktur di setiap wilayah. Pertimbangan tersebut diperlukan agar perluasan layanan dapat berjalan efektif dan berkesinambungan.

Taufikuddin turut menyampaikan apresiasi kepada PT Perusahaan Gas Negara (PGN) yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai dukungan itu berperan dalam menghadirkan ruang diskusi yang membahas pengembangan gas bumi dan penguatan ketahanan energi nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Perusahaan Gas Negara (PGN) atas dukungan terhadap kegiatan ini. Kami berharap kerja sama yang terjalin dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi gas bumi serta pentingnya sinergi dalam mewujudkan ketahanan energi nasional,” ujar Taufikuddin.

Ia berharap forum tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih berkelanjutan di antara para pemangku kepentingan. Dengan demikian, pembahasan mengenai pengembangan gas bumi tidak hanya berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi juga dapat mendorong upaya nyata sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh pihak dapat terus membangun kolaborasi untuk mendorong pengembangan gas bumi yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara DPR RI, PGN, pemerintah, dan masyarakat, pengembangan gas bumi diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan energi secara berkelanjutan. Perencanaan yang matang, optimalisasi sumber daya dalam negeri, serta pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan menjadi aspek penting untuk memperluas manfaat gas bumi bagi masyarakat dan mendukung ketahanan energi nasional. Pungkasnya (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *