Nalurimedia.id, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menyoroti kebutuhan lampu penerangan jalan di kawasan permukiman yang dinilai masih belum merata. Persoalan tersebut menjadi salah satu aspirasi warga yang diserap Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal, saat melaksanakan kegiatan reses.
Joha mengatakan, usulan masyarakat kini tidak hanya berkaitan dengan perbaikan jalan dan drainase, tetapi juga kebutuhan penerangan di lingkungan tempat tinggal.
“Kalau dulu berkaitan dengan jalan dan drainase. Sekarang ada tambahan, yaitu penerangan lampu,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Kota Samarinda, Senin (19/10/2026).
Menurut Joha, kebutuhan penerangan di kawasan permukiman perlu mendapat perhatian tersendiri. Sebab, sejumlah usulan warga berkaitan dengan lingkungan tempat tinggal yang belum memiliki fasilitas lampu memadai.
Ia menilai, pembangunan infrastruktur kota perlu menjangkau kawasan permukiman, tidak hanya berfokus pada jalan-jalan utama. Pemerataan pembangunan tersebut diharapkan membuat manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.
“Sekarang dengan wali kota yang sekarang, jalan-jalan sudah bagus, tetapi belum masuk di daerah permukiman. Nah, sekarang kita masuk di daerah permukiman. Jadi betul-betul Kota Samarinda sebagai ibu kota provinsi juga terang,” jelasnya.
Joha menyebut, sebagian aspirasi mengenai penerangan telah diperjuangkan melalui penganggaran pada tahun sebelumnya. Namun, pemenuhan kebutuhan tersebut tetap bergantung pada proses perencanaan dan penganggaran daerah sesuai mekanisme yang berlaku.
Ia berharap, perhatian terhadap penerangan di lingkungan permukiman dapat terus ditingkatkan, seiring dengan penanganan persoalan infrastruktur lainnya, termasuk banjir dan kondisi jalan.
Dengan demikian, pembangunan kota tidak hanya berorientasi pada perbaikan fasilitas di ruas jalan utama, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. Pungkasnya






