Nalurimedia.id, Samarinda – Manager PT PLN (Persero) UP3 Samarinda, Adrian Sitompul bersama jajaran menyampaikan penjelasan mengenai penyebab gangguan kelistrikan yang sempat mengakibatkan pemadaman di sejumlah wilayah Kota Samarinda dalam beberapa hari terakhir.
Pihak PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah mengatakan, audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara DPRD dan PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
“PLN telah menjelaskan penyebab gangguan yang terjadi beberapa hari lalu. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta memastikan proses penanganan telah dilakukan agar kondisi kelistrikan kembali normal,” ujar Helmi.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan dari pihak PLN, gangguan yang menyebabkan pemadaman listrik murni dipicu oleh faktor teknis dan saat ini berbagai langkah perbaikan telah dilakukan untuk memulihkan sistem.
Selain mengevaluasi penanganan gangguan, DPRD Samarinda turut mendorong PLN agar terus memperkuat infrastruktur kelistrikan, khususnya di kawasan yang membutuhkan peningkatan jaringan seiring pesatnya perkembangan Kota Samarinda.
“Kami berharap PLN terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat infrastruktur kelistrikan agar pasokan listrik bagi masyarakat semakin andal,” katanya.
Dalam kesempatan itu, DPRD Samarinda juga menyoroti pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN agar terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Helmi menegaskan, audiensi tersebut tidak membahas rencana kenaikan tarif listrik. Pertemuan difokuskan pada evaluasi pelayanan kelistrikan, penanganan gangguan yang terjadi, serta penguatan sinergi antara DPRD Kota Samarinda dan PT PLN (Persero) UP3 Samarinda.
Audiensi tersebut dihadiri Manager PT PLN (Persero) UP3 Samarinda Adrian Sitompul beserta jajaran manajemen sebagai bagian dari upaya mempererat koordinasi dalam meningkatkan kualitas layanan kelistrikan bagi masyarakat Kota Samarinda. Pungkasnya (*)






