Kisah Haru Perjuangan Almukaram: Mengabdikan Diri Merawat Ibu Hingga Akhir Hayat dan Menuntaskan Pendidikan S.Kep

Almukaram, mahasiswa STIKES Yahya Bima, bersama almarhumah ibundanya yang menjadi sumber semangat dalam menyelesaikan pendidikan Sarjana Keperawatan (S.Kep).

Nalurimedia.id, Bima – Sebuah kisah penuh keteguhan dan kasih sayang datang dari Almukaram, mahasiswa Program Sarjana Keperawatan (S.Kep) di STIKES Yahya Bima yang berhasil menyelesaikan Seminar Hasil (Semhas). Di balik pencapaian akademiknya, terdapat perjalanan hidup yang sarat pengorbanan, terutama dalam mendampingi dan merawat sang ibu hingga akhir hayatnya.

Semasa hidup ibunya, Almukaram berusaha meluangkan waktu untuk memberikan perhatian, mendampingi, dan merawat beliau di tengah kesibukan menjalani perkuliahan di STIKES Yahya Bima. Tanggung jawab sebagai mahasiswa tidak mengurangi tekadnya untuk tetap hadir bagi keluarga dan memberikan kasih sayang kepada sosok yang telah membesarkannya.

Kepergian sang ibu menjadi kehilangan yang sangat mendalam. Namun, kenangan, doa, dan nilai-nilai kehidupan yang diwariskan terus menjadi sumber semangat bagi Almukaram untuk melanjutkan perjuangan dan menyelesaikan pendidikannya.

Dengan penuh rasa syukur, ia akhirnya berhasil menuntaskan Seminar Hasil dan mencapai salah satu target penting dalam perjalanan akademiknya. Keberhasilan tersebut dipandang bukan hanya sebagai pencapaian pribadi, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan dan cinta seorang ibu yang selalu mendukung langkah anaknya.

Sebuah foto yang memperlihatkan Almukaram bersama sang ibu menjadi simbol ikatan keluarga yang begitu kuat. Meski kini sang ibu telah tiada, kenangan kebersamaan itu tetap hidup di hati dan menjadi pengingat bahwa setiap langkah menuju kesuksesan sering kali dibangun di atas doa, kasih sayang, dan pengorbanan orang tua.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dapat menyelesaikan Seminar Hasil S.Kep. Saya berharap pencapaian ini menjadi salah satu bentuk bakti dan doa untuk ibu yang telah lebih dahulu berpulang,” ungkap Almukaram, Sabtu (13/06/2026)

Kisah Almukaram menjadi inspirasi bahwa semangat untuk belajar dan berbakti kepada orang tua dapat berjalan beriringan. Meski harus menghadapi duka yang mendalam, ia terus melangkah hingga berhasil mencapai salah satu tonggak penting dalam perjalanan menuju gelar Sarjana Keperawatan (S.Kep) di STIKES Yahya Bima, dengan harapan ilmu yang diperoleh kelak dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi amal baik yang juga mengalir untuk mendiang ibunya. Pungkasnya (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *