Geger! Manajer Hotel di Samarinda Ditemukan Tak Bernyawa di Kos

Nalurimedia.id – Warga Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, dibuat heboh setelah ditemukan jasad Mahdi Rohmad (40).

Diketahui seorang manager di sebuah restoran hotel ternama di Samarinda. Penemuan tersebut pada Sabtu (27/7) malam, di kamar indekosnya.

Jadi, sebelum Mahdi ditemukan meninggal di kos tersebut, teman sejawatnya berulang-kali menghubungi Mahdi. Namun, Mahdi tak merespons panggilan telepon tersebut.

Kemudian rekan-rekan Mahdi menyambangi indekosnya di Jalan Gelatik, Gang Titian, RT 13, sekitar pukul 18.00 Wita.

Ketika tiba di indekos tersebut, pintu dalam keadaan terkunci. Mereka berusaha untuk mengetuk pintu kos tersebut, namun tak mendapat jawaban atau respon.

Nah, teman sejawat Mahdi menemukan cela di bagian pintu yang berada di kos tersebut. Rekannya melihat ada kaki sudah membiru. Melihat itu, mereka menghubungi Asmaniah (39), pemilik kos.

Mereka meminta izin untuk mendobrak pintu tersebut, Setelah terbuka, Mahdi ditemukan terlentang dalam keadaan tak bernyawa.

“Mahdi sebelumnya terlihat sehat-sehat saja dan tidak mengeluh sakit. Hari-hari ini biasa saja, enggak ada yang aneh,” kata Asmaniah.

Kemudian, rekan Mahdi beserta pemilik kos memberi kabar kepada pihak kepolisian. Tim medis beserta polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasilnya pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh Mahdi. Namun, di sekitar jasad tersebut, ditemukan beberapa obat sakit gigi.

Wahab Syahrani, Ketua RT 13 mengatakan, Mahdi dikenal sebagai sosok yang pendiam. Dia jarang berinteraksi dengan warga sekitar. Wahab mengetahui bahwa Mahdi memiliki kesibukan cukup padat, karena bekerja di Hotel.

“Dia bekerja di hotel. Kadang dia berangkat pagi dan pulangnya malam. Sehingga waktunya terbatas,” ungkapnya.

Setelah dievakuasi, jasad Mahdi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AW Sjahranie untuk dilakukan autopsi.

Setelah hasilnya keluar, barulah polisi akan menentukan langkah selanjutnya dalam penyelidikan atas jasad yang ditemukan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *