Maswedi Minta Infrastruktur Samarinda Utara Dipacu Seiring Pertumbuhan Permukiman

Ket Foto: Anggota DPRD Kota Samarinda, Maswedi.

Nalurimedia.id, Samarinda — Laju perkembangan kawasan permukiman di wilayah Samarinda Utara dinilai harus dibarengi dengan peningkatan infrastruktur dasar yang memadai. Tanpa dukungan fasilitas penunjang, pertumbuhan kawasan berpotensi menimbulkan berbagai persoalan pelayanan bagi masyarakat.

Anggota DPRD Kota Samarinda, Maswedi, menilai kebutuhan infrastruktur di Samarinda Utara, khususnya Kelurahan Sempaja Utara, terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk dan pembangunan hunian baru dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, sejumlah fasilitas dasar masih menjadi perhatian utama, mulai dari jalan lingkungan, sistem drainase hingga lampu penerangan jalan umum (LPJU). Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas warga sehari-hari.

“Perkembangan wilayah di Samarinda Utara cukup cepat. Karena itu, pembangunan infrastruktur dasarnya juga harus mengikuti kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Kamis (8/10/2026).

Maswedi menjelaskan, kondisi drainase menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian serius. Bertambahnya kawasan permukiman harus diimbangi dengan kapasitas saluran air yang memadai agar tidak memicu genangan maupun gangguan lingkungan saat curah hujan tinggi.

Selain itu, perbaikan jalan lingkungan juga masih menjadi aspirasi yang sering disampaikan masyarakat. Beberapa ruas jalan dinilai memerlukan peningkatan kualitas melalui program semenisasi maupun pembangunan lanjutan untuk mendukung kelancaran mobilitas warga.

Ia mengatakan berbagai kebutuhan tersebut kerap muncul dalam kegiatan reses maupun saat dirinya melakukan peninjauan langsung ke lingkungan masyarakat. Aspirasi yang diterima kemudian menjadi bahan perjuangan DPRD dalam pembahasan program pembangunan daerah.

“Pembangunan kawasan harus berjalan beriringan dengan penyediaan fasilitas pendukung agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Maswedi juga menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan pembangunan secara berkala. Dengan langkah tersebut, pemerintah dapat menentukan prioritas program secara lebih tepat sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Di samping jalan dan drainase, persoalan LPJU turut menjadi perhatian. Ia menyebut masih terdapat sejumlah titik yang membutuhkan perbaikan penerangan karena berkaitan langsung dengan faktor keamanan dan kenyamanan warga saat beraktivitas pada malam hari.

“Program pembangunan harus disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara langsung,” tegasnya.

Menurut Maswedi, peningkatan kualitas pelayanan publik tidak selalu diwujudkan melalui proyek berskala besar. Perbaikan fasilitas dasar seperti jalan lingkungan, drainase, dan penerangan jalan justru menjadi kebutuhan yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, DPRD Kota Samarinda akan terus mengawal pelaksanaan program pembangunan agar seluruh rencana yang telah disusun pemerintah daerah dapat terealisasi dengan baik dan tepat sasaran.

Ia berharap perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Samarinda Utara terus ditingkatkan sehingga pertumbuhan kawasan dapat berlangsung lebih teratur, nyaman, dan mampu mendukung kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. adv/dprdsamarinda

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *