Nalurimedia.id, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda didorong untuk memperluas keterlibatan generasi muda dalam proses pembangunan daerah. Partisipasi pemuda dinilai perlu diakomodasi melalui ruang penyampaian aspirasi agar ide dan gagasan yang berkembang di kalangan anak muda dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi, mengatakan generasi muda memiliki potensi untuk berkontribusi dalam mendorong kemajuan kota. Karena itu, pemerintah perlu memberikan kesempatan lebih besar bagi mereka untuk menyampaikan pandangan serta terlibat dalam berbagai program pembangunan.
Menurutnya, pemikiran pemuda yang kreatif dan beragam dapat membantu pemerintah memahami kebutuhan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kepentingan generasi muda.
“Pemuda harus diberi kesempatan untuk berpikir dan mengambil peran dalam membangun Kota Samarinda,” ujarnya.
Maswedi menekankan, keterlibatan pemuda seharusnya tidak berhenti pada keikutsertaan dalam kegiatan seremonial atau program tertentu. Aspirasi mereka perlu ditampung secara berkelanjutan dan dipertimbangkan dalam penyusunan kebijakan daerah.
Ia berharap Pemkot Samarinda dapat menyediakan saluran komunikasi yang terbuka sehingga generasi muda memiliki kesempatan menyampaikan gagasan maupun usulan yang berkaitan dengan perkembangan kota.
“Program pembangunan Kota Samarinda harus lebih banyak melibatkan pemikiran dan masukan dari pemuda,” katanya.
Di samping persoalan partisipasi pembangunan, Maswedi juga menyoroti pentingnya perlindungan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia perlu dibarengi dengan langkah pencegahan agar anak muda dapat tumbuh dan berkembang tanpa terjerumus dalam perilaku yang berisiko merugikan masa depan mereka.
Dalam upaya tersebut, DPRD Samarinda bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) turut mendorong pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Maswedi berpandangan, pendekatan kepada masyarakat perlu dilakukan dengan memperkuat komunikasi dan membuka kesempatan bagi warga untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Masukan tersebut dapat menjadi bahan bagi pemerintah dalam merumuskan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia menilai, berbagai persoalan sosial yang muncul di lingkungan masyarakat perlu mendapat perhatian agar upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih terarah. Oleh sebab itu, partisipasi masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pembangunan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi muda.
“Dalam rangka mencegah hal tersebut, kita membutuhkan masukan masyarakat untuk pembangunan Kota Samarinda,” tutupnya.
Melalui keterlibatan pemuda dan masyarakat secara lebih luas, Maswedi berharap pembangunan Samarinda dapat berjalan dengan memperhatikan kebutuhan warga sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi secara nyata bagi daerah.(adv/dprdsamarinda)






