DPRD Samarinda Desak Pengawasan Ketat Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah

Nalurimedia.id – Temuan makanan berbau tidak sedap hingga basi di SMA Negeri 13 Samarinda baru-baru ini menimbulkan keprihatinan publik. Peristiwa tersebut memantik sorotan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang sejatinya ditujukan untuk menyediakan asupan sehat dan layak bagi para pelajar.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, menilai kasus ini memperlihatkan adanya kelemahan dalam sistem pengawasan. Ia menegaskan bahwa distribusi bahan pangan untuk program MBG tidak bisa diperlakukan seadanya.

“Perlu pengawasan ketat. Apalagi program pangan bersekala besar tentunya,” ujar Anhar, Rabu (17/9/2025).

Lebih lanjut, Anhar menekankan bahwa setiap proses distribusi bahan pangan harus dipastikan layak konsumsi. Menurutnya, bila pemerintah abai dalam menjaga kualitas makanan, maka risiko yang muncul bisa berbahaya bagi kesehatan pelajar.

“Khawatirnya akan timbul dampak seperti keracunan makanan hingga gangguan kesehatan lainnya,” paparnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya mekanisme evaluasi rutin terhadap pelaksanaan MBG. Dengan evaluasi yang konsisten, pemerintah daerah diharapkan mampu menemukan celah persoalan sejak awal sehingga kejadian serupa tidak terus berulang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *