Nalurimedia.id, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD menilai kemampuan fiskal daerah masih dapat dioptimalkan sehingga target pendapatan layak dinaikkan dari Rp1,2 triliun menjadi Rp1,5 triliun.
Usulan tersebut disampaikan setelah Banggar melakukan analisis terhadap berbagai potensi penerimaan daerah yang dinilai masih memiliki ruang untuk ditingkatkan.
Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menjelaskan bahwa pembahasan KUA-PPAS saat ini masih berlangsung di internal Banggar. Setelah menuntaskan pembahasan mengenai sektor pendapatan, pembahasan kini berlanjut pada sinkronisasi rencana belanja daerah.
“Kemarin kita membahas pendapatan, hari ini belanja. Dari hasil analisis internal Banggar, kami akan menawarkan kepada Pemkot untuk menaikkan target pendapatan,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Menurut Rohim, angka pendapatan sebesar Rp1,2 triliun yang tercantum dalam dokumen PPAS belum menggambarkan potensi pendapatan daerah secara maksimal. Berdasarkan hasil kajian Banggar, masih terdapat peluang penambahan sekitar Rp300 miliar.
“Target di PPAS itu pendapatannya Rp1,2 triliun. Hasil analisis kami di Banggar masih bisa di-upgrade hingga Rp1,5 triliun,” katanya.
Selain mengusulkan peningkatan target pendapatan, Banggar juga mulai menelaah komposisi belanja dalam APBD 2027. DPRD menginginkan alokasi anggaran disusun sesuai arah pembangunan Kota Samarinda, terutama untuk mendukung pertumbuhan sektor ekonomi.
Rohim menilai perangkat daerah yang memiliki peran langsung dalam penguatan ekonomi perlu memperoleh dukungan anggaran yang memadai. Namun, menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tetap harus menjadi perhatian utama dalam penyusunan APBD.
“Kalau aspek ekonomi yang mau didorong pada 2027, maka belanja di sektor ekonomi harus mendapatkan porsi yang cukup signifikan. Tapi kebutuhan masyarakat yang sifatnya mendasar juga tetap harus dipenuhi,” tegasnya.
Ia menambahkan, hasil pembahasan di internal Banggar selanjutnya akan dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menyepakati struktur akhir pendapatan dan belanja dalam APBD Tahun Anggaran 2027.
Melalui pembahasan tersebut, DPRD berharap APBD 2027 mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.






