Nalurimedia.id – Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar), Zikri Umulda, menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kota Raja.
Ia menjelaskan bahwa pengembangan sektor ini memerlukan sinergi yang erat antara pemerintah, pelaku industri, serta pihak-pihak pendukung lainnya. Hal tersebut menurutnya akan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya kreativitas dan inovasi.
“Ekosistem pengembangan ekonomi kreatif itu kita sebutkan satu-satu. Pertama, pemerintah. Kedua, akademisi. Ketiga, pebisnis. Keempat, pelaku Ekraf. Kelima, media. Itulah ekosistem ekonomi kreatif,” ujar Zikri saat memberikan penjelasan mengenai upaya yang sedang dilakukan untuk memperkuat sektor tersebut di Kukar,
Zikri juga menambahkan bahwa keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya bergantung pada pemerintah saja. Semua pihak yang terlibat, termasuk pelaku usaha dan akademisi, harus bekerja sama untuk menciptakan berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Terlebih, ia menekankan peran penting dari media yang berfungsi sebagai jembatan informasi untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
“Tanpa media, kami juga tidak bisa jalan,” tegas Zikri.
Media, menurutnya, memiliki peran vital dalam memberikan informasi terkait produk-produk kreatif lokal dan mempromosikan kegiatan ekonomi kreatif yang dilakukan di daerah tersebut. Media juga berfungsi untuk membangun citra positif tentang potensi ekonomi kreatif di Kukar.
Melalui kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem ekonomi kreatif, Dispar Kukar berharap sektor ini dapat berkembang lebih pesat dan berdampak positif pada perekonomian daerah. Selain itu, Zikri berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam kegiatan seni dan budaya yang menjadi bagian dari ekonomi kreatif.(DV/Adv)






