Wali Kota Samarinda Temukan Masalah Serius dalam Pengelolaan Parkir

Nalurimedia.id- Wali Kota Samarinda, Andi Harun, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi di Kota Samarinda.

Sidak ini dilakukan secara diam-diam untuk mengecek kebenaran laporan mengenai pengelolaan parkir tepi jalan umum. Hasilnya, ditemukan sejumlah persoalan yang mengindikasikan tata kelola buruk dan potensi kebocoran pendapatan daerah.

Dalam sidaknya, Andi Harun menyoroti ketimpangan antara setoran yang diterima Dinas Perhubungan (Dishub) dan pendapatan harian parkir. Ia menemukan bahwa juru parkir (jukir) hanya menyetor Rp70.000 per minggu, padahal pendapatan harian dari parkir mencapai Rp800.000 hingga Rp1 juta.

Sistem ini kacau. Apa yang disampaikan dalam rapat seolah-olah sistem sudah baik, tetapi kenyataannya sangat jauh dari harapan. Ini bukti nyata bahwa tata kelola parkir masih bermasalah, ujar Andi Harun.

Ia juga menyoroti dua isu utama dalam pengelolaan parkir. Pertama, setoran parkir dilakukan seminggu sekali dalam bentuk tunai. Praktik ini dinilai rawan penyelewengan, mengingat uang hasil parkir harian disimpan terlebih dahulu oleh jukir.

“Jika pendapatan harian mencapai Rp800.000 hingga Rp1 juta, ke mana uang tersebut selama seminggu? Sistem ini jelas membuka celah besar untuk korupsi,” tegasnya.

Kedua, sistem pengelolaan parkir justru cenderung mengikuti kehendak jukir. “Jukir tidak boleh menentukan setoran sesuka hati. Mereka harus mengikuti sistem yang ditetapkan pemerintah. Jika dibiarkan, kecurigaan publik terhadap Dishub akan semakin besar,” kata Andi Harun.

Sebagai tindak lanjut, Wali Kota memerintahkan inspektorat untuk mengaudit secara menyeluruh pengelolaan parkir, mulai dari jukir hingga kepala dinas terkait. “Saya ingin memastikan pendapatan parkir sesungguhnya dan ke mana aliran dana itu. Semua pihak yang terlibat harus diperiksa,”

Andi Harun menekankan bahwa transparansi dalam pengelolaan parkir sangat penting untuk menghindari kecurigaan masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa dana parkir yang dikelola dengan baik akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Dishub harus segera berbenah. Jika tidak, tudingan adanya oknum di dalam Dishub yang bermain dengan dana parkir akan sulit dihindari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *