Nalurimedia.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) sedang membangun kandang ayam kloshos atau closed house di empat desa.
Pembangunan kandang ayam ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dalam memenuhi kebutuhan pokok berupa daging ayam dan telur.
Kepala Disbunak Paser, Djoko Bawono, menjelaskan bahwa empat desa yang menjadi lokasi pembangunan kandang ayam tersebut adalah Desa Klempang Sari dan Padang Jaya di Kecamatan Kuaro, Desa Selerong di Kecamatan Muara Komam, serta Pulau Rantau di Kecamatan Tanah Grogot.
“Ini dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan daging ayam dan telur ayam, sekaligus langkah Pemkab Paser dalam pengendalian inflasi di daerah,” terang Djoko di Tanah Grogot, Kamis (18/7/2024).
Kandang ayam kloshos ini berkapasitas 8.000 ekor ayam dan akan dibangun menggunakan APBD Paser 2024 dengan anggaran lebih dari Rp 900 juta per kandang.
“Kandang ayam kloshos ini tidak mudah membangunnya, harus tersedia listrik yang cukup begitupun harus ada genset. Karena kalau mati listrik sebentar saja, maka dampaknya banyak ayam yang mati,” tambahnya.
Pembangunan kandang ayam ini ditargetkan selesai pada November mendatang dan siap digunakan oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Setelah itu, Disbunak Paser juga akan menjalin kerjasama dengan perusahaan penyedia Day Old Chick (DOC ayam), pakan, serta obat-obatan.
“Pembangunan ini merupakan prioritas dari Bupati Paser, karena daerah kita ini menjadi salah satu mitra strategis IKN. Saat ini masih proses pengadaan, diperkirakan November nanti akan selesai dibangun,” pungkasnya.
