Nalurimedia.id – Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) tengah mempersiapkan sejumlah program untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Salah adalah “Pojok Kreasi Rakyat” atau Pokir, yang akan menjadi wadah bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif di Kota Raja.
Zikri Umulda, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, menjelaskan ide ini terinspirasi dari program Kemenparekraf.
“Untuk kegiatan ekonomi kreatif di 2025 memang rencananya lumayan banyak. Salah satu yang saya adopsi dari Kemenparekraf adalah kegiatan pojok kreasi,” ujar Zikri, Senin (11/11/2024).
Pojok Kreasi Rakyat akan memberikan etalase khusus bagi pelaku ekonomi kreatif, terutama di subsektor seni pertunjukan.
“Pojok kreasi ini nantinya akan kita tempatkan di bawah pariwisata, di depan kasnya Kalimantan. Kita sebut ini Pokir, Pojok Kreasi Rakyat. Di sini, pelaku seni bisa memamerkan karya mereka dan mengembangkan potensi yang mereka miliki,” tambah Zikri.
Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya Dispar Kukar untuk meningkatkan apresiasi terhadap seni dan budaya lokal sekaligus menggerakkan perekonomian di sektor kreatif. Zikri optimis, Pokir akan menjadi ruang bagi para seniman untuk lebih dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat luas.
“Harapannya, dengan adanya Pokir, masyarakat dan wisatawan bisa lebih mengenal karya-karya seni pertunjukan kita, sekaligus mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Kutai Kartanegara,” pungkasnya.
Dispar Kukar berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya peningkatan sektor pariwisata di daerah tersebut.(DV/Adv)






