Diduga ada aktivitas tambang ilegal di sekitar TPU, Ahmad Vananza akan tinjau lokasi

Nalurimedia.id – Dikota Samarinda berbagai problem menjadi bahan perbincangan ditengah masyarakat. Sebelumnya, soal kelangkaan LPG 3 Kg masih menjadi PR bagi pemerintah kota. Bukan hanya itu saja, kali ini berasal dari masalah ekosistem yang dimana terdapat aktivitas penggalian yang diduga penambangan baru bara ilegal. Mirisnya, lahan yang dikeruk oleh oknum tersebut di sekitar Tempat Pemakaman Umum yang berlokasi di tanah Merah.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananza, menjelaskan bahwa ada peraturan yang mengatur penggunaan jalan perusahaan.

“Jika izin yang diperlukan tidak diperoleh, maka penggunaan jalan tersebut merupakan pelanggaran aturan,” ucapnya. Jumat, 21/2/2025

Penjelasan ini kemudian diikuti dengan pembahasan mengenai pemakaman yang lokasinya dekat dengan tambang.

Menurut keterangan yang disampaikan, area tersebut kerap mengalami longsor yang menghambat akses ke pemakaman. Beberapa pihak mempertanyakan, apakah yang dimaksud adalah pemakaman umum yang berada di dekat kolam renang, atau pemakaman Cina yang terpisah.

“Jika yang dimaksud adalah pemakaman Cina yang terisolasi terutama di tengah situasi pandemi COVID-19 maka hal ini patut mendapat perhatian serius, mengingat dulu juga pernah ada aktivitas penambangan di area tersebut,” tegas Ahmad.

“Jika kegiatan penambangan di sekitar lokasi tersebut mengganggu hak-hak masyarakat, maka seharusnya kegiatan tersebut tidak diperbolehkan,” lanjutnya.

Kendati demikian, Pihaknya akan melakukan tinjauan lokasi guna menindaklanjuti atas informasi yang beredar di tengah masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *