Nalurimedia.id – Candi Tanjung Serai, yang terletak di kawasan Tanjung Serai, Kecamatan Tenggarong, merupakan salah satu situs bersejarah yang menyimpan pesona arkeologi yang menarik untuk dijelajahi. Letaknya yang tidak jauh dari kantor Kecamatan Tanjung Serai membuatnya mudah dijangkau oleh wisatawan yang tertarik dengan jejak sejarah masa lalu.
Candi ini memiliki struktur bangunan yang disusun dari batu bata, dengan areal yang berbentuk gundukan tanah yang tidak terlalu tinggi, yang dikenal oleh masyarakat setempat dengan sebutan “teposo.”
Sebagai situs peninggalan sejarah, Candi Tanjung Serai menjadi saksi bisu dari peradaban yang pernah ada di daerah ini. Meskipun candi ini tidak memiliki ukuran yang sangat besar, keunikannya terletak pada bentuk struktur bangunan dan nilai historis yang terkandung di dalamnya.
Area sekitar candi juga memiliki daya tarik tersendiri, dengan adanya penemuan manik-manik yang terbuat dari batu kornelian, menambah daya tarik bagi para peneliti dan wisatawan yang mengunjungi situs ini.
Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Candi Tanjung Serai sebagai destinasi wisata sejarah.
Dengan menggali potensi sejarah dan arkeologi yang ada di lokasi ini, Dispar Kukar berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan warisan budaya, serta menarik lebih banyak wisatawan yang ingin belajar lebih dalam tentang sejarah Kutai Kartanegara.
Kunjungan ke Candi Tanjung Serai memberikan kesempatan bagi para wisatawan untuk menyelami lebih jauh tentang kehidupan masyarakat di masa lampau. Selain menikmati keindahan situs bersejarah ini, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan alam sekitar yang asri, memberikan pengalaman yang menyatu dengan alam.
Keberadaan manik-manik kornelian yang ditemukan di sekitar candi juga menjadi bukti bahwa tempat ini pernah menjadi pusat aktivitas budaya dan perdagangan di zaman dahulu.
Candi Tanjung Serai merupakan salah satu destinasi wisata yang menyajikan kekayaan sejarah yang terpendam di balik keheningan situsnya.
Sebagai bagian dari upaya konservasi sejarah dan budaya, Dispar Kukar berkomitmen untuk terus mengembangkan tempat ini sebagai salah satu tujuan wisata edukasi yang menarik di Kabupaten Kutai Kartanegara.(DV/Adv)






