Nalurimedia.id – Dengan target retribusi wisata sebesar Rp1,5 miliar pada 2025, Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) mengusung konsep festival di lokasi wisata. Acara ini diproyeksikan memberi dampak positif pada kunjungan wisatawan dan ekonomi UMKM.
Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke empat destinasi utama yang mereka kelola: Pulau Kumala, Waduk Panji, Planetarium Jagad Raya, dan Pantai Tanah Merah Samboja.
Langkah ini tidak hanya bertujuan meningkatkan daya tarik destinasi wisata, tetapi juga mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kukar dari sektor pariwisata.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta, mengungkapkan bahwa pada 2025 pihaknya menyiapkan strategi baru untuk menarik lebih banyak pengunjung, yaitu melalui penyelenggaraan festival di lokasi wisata.
“Kami sedang mengonsep agar festival ini dapat digelar langsung di tempat wisata,” ujar Ridha pada Kamis (21/11).
Menurutnya, festival ini akan terbuka untuk masyarakat dengan konsep hiburan rakyat seperti konser musik dan bazar kuliner. Meskipun festivalnya gratis, pengunjung tetap dikenakan biaya masuk untuk menikmati fasilitas wisata.
Ridha menjelaskan bahwa festival ini diharapkan memberikan dampak positif, tidak hanya dalam meningkatkan kunjungan wisatawan tetapi juga memberdayakan pelaku UMKM lokal.
“Konsep ini akan memberikan efek domino, baik dari sisi hiburan rakyat, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan kunjungan ke destinasi wisata,” tambahnya.
Namun, Ridha menegaskan bahwa realisasi festival ini memerlukan sinkronisasi yang matang antar bidang di Dispar Kukar. Ia optimis program ini bisa berjalan dengan baik, terutama mengingat target retribusi wisata pada tahun depan mencapai Rp1,5 miliar.
“Kami dorong konsep ini agar terealisasi,” jelasnya.
Selain menyiapkan festival, Dispar Kukar juga fokus menambah sarana dan prasarana, serta melakukan perawatan rutin di destinasi wisata.
Langkah ini bertujuan memastikan fasilitas tetap nyaman bagi pengunjung sekaligus menjaga daya tarik destinasi. Dengan kombinasi pengelolaan yang terencana dan inovasi seperti festival, Dispar Kukar berharap dapat mengembangkan sektor pariwisata menjadi salah satu andalan ekonomi daerah.






