Nalurimedia.id – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) semakin serius mengembangkan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Dengan melibatkan berbagai pihak melalui forum koordinasi, Dispar Kukar fokus pada 17 subsektor utama, seperti kuliner, seni pertunjukan, hingga desain produk.
Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini memperkuat forum koordinasi lintas sektor. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pengembangan ekraf melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas lokal.
“Forum koordinasi ini penting sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Kukar dengan melibatkan semua pihak,” ujar Zikri pada Jumat (22/11).
Zikri menambahkan, koordinasi intensif terus dilakukan bersama pelaku ekraf serta sejumlah dinas terkait, seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pemuda dan Olahraga, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Bankaltimtara, hingga para camat.
Menurut Zikri, forum koordinasi ini tidak hanya menjadi sarana diskusi, tetapi juga wadah untuk mengidentifikasi kebutuhan pelaku ekraf di Kukar. Hal ini sejalan dengan peran pemerintah sebagai fasilitator yang hadir mendengarkan dan memberikan solusi.
“Forum ini adalah tempat untuk mengetahui apa yang diperlukan oleh pelaku ekraf. Kami sebagai pemerintah wajib hadir untuk mendengarkan dan memfasilitasinya,” tutup Zikri.
Melalui sinergi lintas sektor dan pendekatan partisipatif, Pemkab Kukar berharap sektor ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu motor penggerak pembangunan ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan daya saing Kukar di tingkat nasional






