Masjid Jami Hasanuddin: Bukti Sejarah dan Warisan Budaya Islam di Kutai Kartanegara

Nalurimedia.id – Mesjid Jami Hasanuddin yang terletak di kawasan Kedaton, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, merupakan salah satu situs bersejarah yang menggambarkan perjalanan panjang sejarah Islam di wilayah ini. Dibangun pada tahun 1923 oleh Al Haji Aji Amir Hasanuddin gelar Pangeran Sosronegoro, masjid ini menjadi saksi bisu akan kehadiran Islam yang telah ada di Kutai Kartanegara sejak berabad-abad lalu.

Memiliki konstruksi kayu dengan arsitektur Melayu yang khas, Masjid Jami Hasanuddin menawarkan pesona yang berbeda dari masjid-mesjid lainnya. Kubah joblo yang menjadi ciri khas masjid ini menambah keindahan bangunannya, menciptakan suasana religius yang kental. Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol penting dalam sejarah perkembangan agama Islam di kawasan Kutai Kartanegara.

Pada tahun 1929, masjid ini mengalami pemugaran yang memastikan keberlanjutan struktur bangunannya hingga kini. Meski telah berusia lebih dari satu abad, masjid ini masih berdiri kokoh dan menjadi salah satu daya tarik wisata religi di Kutai Kartanegara. Keberadaannya tidak hanya penting bagi umat Muslim, tetapi juga bagi wisatawan yang tertarik untuk mengeksplorasi sejarah dan budaya lokal.

Sebagai bagian dari upaya Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) untuk memajukan potensi pariwisata berbasis religi, Masjid Jami Hasanuddin juga turut dipromosikan sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya. Dengan nilai sejarah yang tinggi, masjid ini menjadi tempat yang sangat tepat untuk mengenal lebih dalam tentang perjalanan sejarah Islam di Kutai Kartanegara.

Bagi para pengunjung, Masjid Jami Hasanuddin bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga sebuah tempat yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Mengunjungi mesjid ini memberi kesempatan untuk merenung dan belajar tentang warisan sejarah Islam yang telah berkembang di Kutai Kartanegara, menjadikannya destinasi wisata religi yang tak terlupakan.(DV/Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *