Rumah Retret Destinasi Wisata Religi di Kutai Kartanegara

Nalurimedia.id – Rumah Retret yang terletak sekitar 3 km dari jalan raya Loa Duri dan 1 km dari jalan Loa Janan, mulai dibuka untuk umum sejak tahun 1995 dan kini menjadi salah satu destinasi wisata religi yang populer di Kutai Kartanegara. Dibangun di atas lahan seluas 10 hektar, Rumah Retret menawarkan tempat yang tenang dan damai, cocok bagi umat Kristiani yang ingin menghabiskan waktu untuk penggemblengan mental dan spiritual.

Sebagai sebuah obyek wisata religi, Rumah Retret menyediakan fasilitas lengkap untuk mendukung kegiatan rohani. Salah satu daya tarik utama tempat ini adalah suasana yang mendukung kegiatan meditasi dan refleksi pribadi, jauh dari hiruk pikuk kota. Pengunjung dapat merasakan ketenangan di tengah alam yang asri, menjadikannya pilihan tepat bagi mereka yang mencari kedamaian batin.

Selain itu, Rumah Retret juga dilengkapi dengan fasilitas penginapan yang nyaman, memungkinkan pengunjung untuk menginap dan melanjutkan kegiatan rohani tanpa gangguan. Tersedia pula aula pertemuan yang dapat menampung hingga 250 hingga 300 orang, yang sering digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan, seminar, maupun retret kelompok. Dengan kapasitas yang besar, tempat ini juga menjadi pilihan untuk acara-acara keagamaan bersama umat Kristiani.

Dengan dukungan penuh dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Dispar Kukar), Rumah Retret semakin dikenal sebagai tempat yang tidak hanya untuk refleksi spiritual, tetapi juga sebagai destinasi wisata religi yang menyatukan kedamaian alam dan kegiatan rohani. Keindahan alam yang mengelilingi lokasi ini semakin memperkaya pengalaman bagi setiap pengunjung yang datang.

Rumah Retret bukan hanya menjadi tempat penguatan spiritual, tetapi juga destinasi yang menyatu dengan alam, memberikan kesempatan bagi setiap individu untuk merenung, berdoa, dan menikmati keheningan. Sebagai bagian dari upaya Dispar Kukar dalam memajukan pariwisata berbasis religi, Rumah Retret menawarkan pengalaman yang mendalam dan penuh makna bagi umat Kristiani yang berkunjung.(DV/Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *