Nalurimedia.id – Malam Minggu di Simpang Odah Etam, Tenggarong, kembali diwarnai dengan gelaran seni budaya dan kuliner yang sarat keunikan.
Kegiatan rutin yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) ini berhasil menghidupkan suasana kota dengan ciri khas lokal, termasuk penggunaan Pesapu untuk pria dan Tengkolok bagi wanita sebagai penutup kepala yang dikenakan oleh setiap tenan kuliner.
Beragam jajanan tradisional dan kekinian tersaji di sepanjang Jalan Kartanegara, di samping Pendopo Kukar. Selain kuliner, pengunjung juga disuguhi panggung musik dan seni tradisional.
Penampilan tadi malam (23/11/2024) mencakup berbagai komunitas seni dan budaya, seperti Idaman Junior, Sanggar Seni Gegooq Gooraq dari Desa Putak, Jejer Gandrung dari Paguyuban Ika Wangi, serta pertunjukan musik dan tarian tradisional lainnya.
Penampilan pidato dalam bahasa Kutai oleh Muhammad Kahfa Nurkasabi dari SMPN 3 Tenggarong turut memikat perhatian pengunjung.
Acara malam itu juga diselingi dengan pemberian piagam penghargaan kepada tenan kuliner yang dianggap kreatif, berbudaya, dan peduli lingkungan.
Tak hanya itu, pengunjung berkesempatan membawa pulang hadiah berupa kompor gas, jam dinding, dan blender melalui kuis interaktif yang menguji pengetahuan mereka seputar budaya lokal.(DV/Adv)






